Pengaruh Jenis dan Dosis Fungi Mikoriza Arbuskula Pada Media Tanah Bekas Tambang Kapur Terhadap Pertumbuhan Bibit Kakao (Theobroma cacao L.)

Authors

  • Mariche Dwi Denola Departemen Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Andalas, Padang
  • Armansyah Program Studi Agronomi Fakultas Pertanian Universitas Andalas
  • Auzar Syarif Program Studi Agronomi Fakultas Pertanian Universitas Andalas

DOI:

https://doi.org/10.25077/jagur.7.2.127-136.2025

Keywords:

seedlings, dosage, mycorrhiza, cocoa

Abstract

This study aimed to determine the interaction between the best AMF types and doses, the best AMF types, and the best doses on the growth of cocoa seedlings planted in after-lime mine soil. The experimental study was conducted from February to June 2025. This research was conducted at the Wire House, Faculty of Agriculture, Andalas University, Padang City, West Sumatra, in the Seed Science and Technology Laboratory, Faculty of Agriculture, Andalas University. Root colonization observations were conducted at the Plant Physiology Laboratory, Faculty of Agriculture, Andalas University, Padang. The study used a factorial completely randomized design (CRD) consisting of two factors. The first factor was the type of AMF, with three levels: Glomus sp., Gigaspora sp., and Acaulospora sp. The second factor was the AMF dosage, with four levels: 0 g/seedling, 10 g/seedling, 20 g/seedling, and 30 g/seedling. Data were analyzed statistically using the F-test at a 5% significance level. If the calculated F-test was greater than the table F-test, the analysis was continued with Duncan's New Multiple Range Test (DNMRT) at a 5% significance level. The results of this study indicate that there was no interaction between the type and dosage of AMF on the growth of cocoa seedlings planted in ex-lime mining soil. The Glomus sp. AMF was the best AMF for enhancing the growth of cocoa seedlings planted in ex-lime mining soil. Meanwhile, the AMF dosage of 30 g/seedling was the best for enhancing the growth of cocoa seedlings planted in ex-lime mining soil.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Adman, B. (2012). Potensi Jenis Pohon Lokal Cepat Tumbuh Untuk Pemulihan Lingkungan Lahan Pascatambang Batubara (Studi Kasus di PT. Singlurus Pratama. Kalimantan Timur). [Tesis]. Semarang. Program Pascasarjana Universitas Diponegoro. 76.

Ali, F. Y. E., Rosdiana., Kusumaningtyas, R. N., & Budianto, A. (2023). Pengaruh Inokulasi Cendawan Mikoriza Arbuskular (CMA) terhadap Pertumbuhan dan Perkembangan Bibit Kopi Robusta (Coffea canephora). Agropross. National Conference Proceedings of Agriculture, 165-172.

Aprilia, A., Budi, B., & Cahyo, C. (2019). Aplikasi Ektomikoriza pada Media Tanam Bekas Tambang Kapur untuk Peningkatan Pertumbuhan Acacia mangium. Jurnal Silvikultur Tropika, 5(2), 78-90.

Apria, A. (2020). Ketergantungan Tanaman pada Mikoriza selama Fase Pembibitan. Dalam A. P. Nata (Ed.), Prosiding Konferensi Nasional Biologi X: Tema Bioremediasi dan Konservasi Jakarta, Indonesia: Penerbit Biologi Nasional, 215-225.

Armansyah., Herawati, N., & Kristina, N. (2019). Keanekaragaman Fungi Mikoriza Arbuskula (FMA) di Rizosfer Tanaman Bengkuang (Pachyrizhus erosus L) Mrb) Pada Berbagai Tipe Rotasi Pertanaman. Jurnal Agroteknologi Universitas Andalas, 3(1), 8-14.

Badan Pusat Statistik Sumatera Barat. (2022). Luas Lahan dan Produksi Kakao Menurut Kabupaten/Kota di Provinsi Sumatera Barat 2020-2022. Sumatera Barat: Padang. https://sumbar.bps.go.id/ diakses pada 21 September 2023

Delvian. (2005). Faktor-faktor yang Mempengaruhi Proses Infeksi Mikoriza pada Tanaman. Jurnal Biologi X, 10(1), 15-25.

[Ditjenbun] Direktorat Jendral Perkebunan (2023). Statistik Perkebunan Unggulan Nasional 2021-2023. In Direktorat Jendral Perkebunan Kementerian Pertanian Republik Indonesia. Sekertariat Direktorat jendral perkebunan.

https://ditjenbun.pertanian.go.id/template/uploads/2021/04/BUKUSTATISTIKPERKEBUNAN-2019-2021-OK.pdf

Kimi. A.P. (2020). Respons Pertumbuhan Beberapa Spesies Gaharu (Aquilaria Spp.) Akibat Pemberian Fma (Fungi Mikoriza Arbuskula) Pada Media Tanah Bekas Tambang Kapur. Padang. Universitas Andalas

Makarov, M. I. (2019). The Role of Mycorrhiza in Transformation of Nitrogen Compounds in Soil and Nitrogen Nutrition of Plants: A Review. Soil Biology. Eurasian Soil Science, 52(2), 193–205.

Manurung, A. M., Sahar, A., & Guchi, H. (2018). Efektifitas Pemberian Beberapa Jenis Mikoriza Terhadap Osmoregulasi tanaman Karet (Hevea brasiliensis Muell. Arg) Pada Lahan Dengan Cekaman Kekeringan Yang Telah Diberi Bahan Organik di Desa Aek Godang, Kecamatan Hulu Sihapas, Kabupaten Padang: Jurnal Online Agroteknologi. 6(1), 153-157.

Mardani, D. Y. (2005). Pengaruh Jumlah Ruas dan Komposisi Media Tanam Terhadap Pertumbuhan Bibit Stek Nilam. Journal Agronomi Agroswagati, 3(1).

Marlina. (2020). Pengembangan Mikoriza dalam Perlindungan Tanaman untuk Mewujudkan Ketahanan pangan. Dalam Tantangan Pengadaan Pangan Masa Depan. Prosiding Webinar Nasional. Aceh; 5 Desember 2020. Himpunan Mahasiswa Proteksi Tanaman Faperta Unsyiah. Hal 1 – 20.

Maulana, M., & Harahap, D. E. (2023). Peningkatan Produksi Tanaman Okra Akibat Pemberian Beberapa Jenis Mikoriza dan Dosis Rock Phosphat pada Tanah Salin. Journal AgroLivestock (JAL), 1(1), 14-26.

Nurhayati. (2019). Perbanyakan mikoriza dengan metode kultur pot. Jurnal Wahana Inovasi 8(1): 1-6.

Nusantara, A. D., Bertham, R.Y.H., & Mansur, H. I. (2012). Bekerja dengan Fungi Mikoriza Arbuskula. Seameo Biotrop. IPB. Bogor. Indonesia.

Pujianto. (2001). Pemanfaatan Jasad Mikro Jamur Mikoriza dan Bakteri Dalam Sistem Pertanian Berkelanjutan di Indonesia: Tinjauan Dari Perspektif Falsafah Sains. Makalah. Program Pascasarjana. Bogor. Institut Pertanian Bogor. Bogor. 15 hal.

Ramadhano, A. 2022. Pengaruh Jenis Dan Dosis Inokulan Fma Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Serai Wangi (Cymbopogon Nardus L.) Di Tanah Bekas Lahan Tambang Sawahlunto. [Tesis]. Padang. Program Pascasarjana Universitas Andalas.

Rokhminarsi, E., Begananda., & Utami D. S. (2011). Identifikasi Mikoriza Spesifik Lokasi Lahan Marjinal Sebagai Pupuk Hayati Dalam Mewujudkan Pertanian Berkelanjutan. Jurnal Agritop Ilmu – Ilmu Pertanian, 12 – 19.

Saputri, Y.E., Noli, Z.A. & Suwirmen. (2016). Respon pertumbuhan tanaman Desmodium heterophyllum Willd Dc dengan pemberian fungi mikoriza arbuskular (FMA) pada tanah lahan bekas tambang batubara Sawah Lunto. Jurnal Biocelebes 10(2): 52-60.

Sasmita, M. W. S., Nurhatika, S., & Muhibuddin, A. (2019). Pengaruh dosis mikoriza arbuskular pada media AMB-P0K terhadap pertumbuhan tanaman tembakau (Nicotiana tabacum var. Somporis). Jurnal Sains dan Seni ITS, 8(2), E43-E48.

Simanjuntak, N. K., Muzar, M., & Alby, S. (2023). Respon Tanaman Kedelai (Glycine max L.) Merril) Terhadap Aplikasi Berbagai Dosis Cendawan Mikoriza Arbuskular (CMA). Agronitas, 5(2), 372-382.

Smith, S. E., & Read, D. J. (2008). Mycorrhizal Symbiosis. 3rd Edition. Academic Press. 815 p.

Suharno., Tanjung R. H. R., & Sufaati, S. (2020). Fungi Mikoriza Arbuskula (Mempercepat Rehabilitasi Lahan Tambang). Yogyakarta. Gadjah Mada University Press.

Wisnubroto, M. P., Armansyah., Anwar, A., & Suhendra, D. (2023). Kolonisasi Fungi Mikoriza Arbuskula (FMA) Pada Rizosfer Beberapa Vegetasi di Lahan Pasca Tambang Kapur Dengan Tingkat Kelerengan Berbeda. Agro Bali: Agricultural Journal, 6(3), 771-782.

Sari, W., Widyastuti, W. N., & Setiabudi, R. (2015). Kandungan senyawa polifenol dan sifat antioksidan pada ekstrak biji kakao fermentasi. Jurnal Teknologi Pertanian, 16(2), 114–122.

Setiawan, A. (2007). Pemanfaatan Biji Kakao Sebagai Bahan Baku Industri Makanan dan Non makanan. Jurnal Agritech, 27(4), 183–190.

Syahputra, A. (2015). Peran Sektor Pertambangan dalam Mendorong Perekonomian Nasional Indonesia. Jurnal Ekonomi Pembangunan, 23(2), 123-140.

Prayudyaningsih, R., & Sari, R. (2016). Aplikasi Fungi Mikoriza Arbuskula (FMA) dan Kompos untuk Meningkatkan Pertumbuhan Semai Jati (Tectona grandis Linn.) pada Media Tanah Bekas Tambang Kapur. Jurnal Penelitian Kehutanan Wallacea, 5(1), 37–46.

Zulkoni, A., Rahyuni, D., & Nasirudin, N. (2020). Pengaruh Bahan Organik Dan Jamur Mikoriza Arbuskula Terhadap Harkat Tanah Pasir Pantai Selatan Yogyakarta Yang Menjadi Medium Pertumbuhan Jagung (Zea mays). Media Ilmiah Teknik Lingkungan (MITL), 5(1), 8–15.

Published

2026-04-30

How to Cite

Mariche Dwi Denola, Armansyah, & Auzar Syarif. (2026). Pengaruh Jenis dan Dosis Fungi Mikoriza Arbuskula Pada Media Tanah Bekas Tambang Kapur Terhadap Pertumbuhan Bibit Kakao (Theobroma cacao L.). Jagur Jurnal Agroteknologi, 8(1), 1–6. https://doi.org/10.25077/jagur.7.2.127-136.2025

Issue

Section

Artikel